Siswa-Siswi SMK Al-Muawanah

Sebagian Siswa-Siswi SMK Al-Muawanah Dengan Berbagai Kegiatan. Mudah-Mudahan Menjadi Kegiatan yang Bermanfaat dan Menjadi Persiapan Bekal Dalam Menghadapi Kehidupan yang Nyata.

Kegiatan Praktikum Kelas IT/TKJ

Sebagian Kegiatan yang Dilakukan Siswa-Siswi Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK Al-Muawanah (SAMANAH)

Kunjungan Industri Siswa-Siswi

Kunjungan Industri di SMK Al-Muawanah diagendakan Setiap Satu Tahun Sekali, Dengan Tujuan Menambah Pengetahuan dan Melihat Langsung Ke Industri atau Peusahaan sehingga Bisa Memotifasi Siswa Untuk Lebih Giat Dalam Menggali Ilmu

Kegiatan Praktek Lapangan (PKL)

Tujuan kegiatan PKL yang dilaksanakan oleh SMK Al-Muawanah adalah untuk memberikan pengalaman kepada siswa bagaimana dunia kerja yang sesungguhnya, sehingga ketika nanti keluar sekolah dan bekerja, siswa SMK Al-Muawanah tidak merasa canggung.

Penerimaan Peserta Didik Baru 2019/2020

Telah dibuka pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2019/2020

Teknik Komputer dan Jaringan

Ruang lingkup materi : Perakitan Komputer, Maintenance Komputer, Repair Komputer, Microsoft Office, Instalasi Sisitem Operasi, Jaringan Komputer, Internet ( Marketing Online ) Medsos, Bloging, Email dsb

Rabu, 28 Februari 2018

Ujikom Internal 2018

Ujikom Internal SMK Al-Muawanah 2018



Uji Kompetensi ( UJIKOM ) adalah salah satu program yang ada pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang pelaksanaannya pada semester ke VI atau ketika siswa sudah berada pada tahap akhir pembelajaran di sekolah.

Ujikom ini ada dua jenis :
1. Ujikom Internal
2. Eksternal

SMK Al-Muawanah salah satu SMK yang berada di Tasikmalaya, untuk tahun ini akan melaksanakan kegiatan ini, dimana waktu pelaksanaannya adalah tanggal 28-29 untuk Ujikom Internal dan tanggal 10 Maret untuk Ujikom External.

Untuk Ujikom Internal Alhamdulillah telah kami laksanakan tepatnya kemarin tanggal 28/03/2018 s.d 01/03/2018 dengan berjalan lancar, dengan dilaksanakan Ujikom Internal ini mudah-mudahan menjadi salah satu pelecut bagi siswa untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Ujikom External yang dimana seperti diketahui bahwa penguji Ujikom External adalah langsung dari DU/DI yang berkompeten di bidangnya.

Sebagai bahan dokumentasi berikut Admin sertakan beberapa poto kegiatan dalam pelaksanaan Ujikom Internal





Selasa, 13 Februari 2018

Fungsi Sistem Operasi Komputer

PENGERTIAN DAN FUNGSI 
SISTEM OPERASI KOMPUTER

Hasil gambar untuk SISTEM OPERASI

Sistem operasi komputer adalah seperangkat program yang beroperasi dalam pengelolaan sumber daya perangkat keras komputer dan juga berperan dalam melakukan kontrol terhadap operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak (software) beragam aplikasi yang biasa digunakan oleh para pengguna komputer seperti program pengolah data dan lainnya. Sistem operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.

Sistem operasi komputer merupakan software tingkat pertama yang berjalan pada saat komputerdinyalakan, sistem operasi ini diletakkan pada memori komputer yaitu Hardisk. Setelah sistem operasi berjalan, maka software-software lainnya dapat dijalankan. Sistem operasi inilah yang memberikan layanan inti umum terhadap software lain yang dijalankan, layanan inti umum tersebut berupa skeduling task, manajemen memori, antar-muka user, dan akses ke disc. Bagian kode yang melakukan layanan inti umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu sistem operasi.

Sistem operasi komputer berperan dalam menjamin setiap aplikasi yang berbeda dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Selain itu, sistem operasi juga memberikan kontribusi penuh dalam menghubungkan kinerja lapisan hardware dan lapisan software. Sistem operasi akan mengatur jadwal dari aplikasi-aplikasi yang berjalan secara bersamaan, sehingga setiap aplikasi mendapatkan waktu yang tepat dan cukup untuk menggunakan CPU dan juga memori, jadi tidak akan saling mengganggu kinerja masing-masing aplikasi.

Fungsi Sistem Operasi Komputer

  1. Sebagai penghubung antara pengguna dangan program aplikasi.
  2. Sebagai pengatur penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para user.
  3. Sebagai pengawas penggunaan perangkat keras, program aplikasi dan user (resource allocator).
  4. Sebagai pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

Fungsi Gateway

Pengertian dan Fungsi Gateway



Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda.

Istilah gateway merujuk kepada hardware atau software yang menjembatani dua aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel, sehingga data dapat ditransfer antar komputer yang berbeda-beda.Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, sehingga pertukaran email dapat dilakukan pada sistem yang berbeda. Definisi tersebut adalah definisi gateway yang utama. Dalam pengertian teknis, istilah ini mengacu pada pengaturan hardware maupun software yang menerjemahkan antara dua protokol yang berbeda.

Pengertian yang lebih umum untuk istilah ini adalah sebuah mekanisme yang menyediakan akses ke sebuah sistem lain yang tehubung dalam sebuah network. Host yang digunakan untuk mengalihkan lalu lintas jaringan dari satu jaringan ke jaringan lain, juga digunakan untuk melewatkan lalu lintas jaringan dari satu protokol ke protokol lain. Dipergunakan untuk menghubungkan dua jenis jaringan komputer yang arsitekturnya sama sekali berbeda. Jadi gateway lebih kompleks daripada bridge. Gateway dapat diaplikasikan antara lain untuk menghubungkan IBM SNA dengan digital DNA, LAN (Local Area Network) dengan WAN (Wide AreaNetwork).

Seiring dengan merebaknya internet, definisi gateway seringkali bergeser. Tidak jarang pula pemula menyamakan "gateway" dengan "router" yang sebetulnya tidak benar. Kadangkala, kata "gateway" digunakan untuk mendeskripkan perangkat yang menghubungkan jaringan komputer besar dengan jaringan komputer besar lainnya. Hal ini muncul karena seringkali perbedaan protokol komunikasi dalam jaringan komputer hanya terjadi di tingkat jaringan komputer yang besar. Gateway juga bisa diartikan sebagai komputer yang memiliki minimal 2 buah network interface untuk menghubungkan 2 buah jaringan atau lebih.

Di Internet suatu alamat bisa ditempuh lewat gateway-gateway yang memberikan jalan/rute ke arah mana yang harus dilalui supaya paket data sampai ke tujuan. Kebanyakan gateway menjalankan routing daemon (program yang meng-update secara dinamis tabel routing). Karena itu gateway juga biasanya berfungsi sebagai router. Gateway/router bisa berbentuk Router box seperti yang di produksi Cisco, 3COM, dll atau bisa juga berupa komputer yang menjalankan Network Operating System plus routing daemon. Misalkan PC yang dipasang Unix FreeBSD dan menjalankan program Routed atau Gated. Namun dalam pemakaian Natd, routing daemon tidak perlu dijalankan, jadi cukup dipasang gateway saja.Karena gateway/router mengatur lalu lintas paket data antar jaringan, maka di dalamnya bisa dipasangi mekanisme pembatasan atau pengamanan (filtering) paket-paket data, Mekanisme ini disebut Firewall.

Fungsi Gateway


Salah satu fungsi pokok gateway adalah melakukan protocol converting, agar dua arsitektur jaringan komputer yang berbeda dapat saling berkomunikasi.

Minggu, 11 Februari 2018

Makna Logo TKJ

Makna Logo TKJ SMK Al-Muawanah



Bentuk luar logo membentuk hexsagon (segi enam modif) : keterampilan, dan nilai seni. Diadopsi dari sarang lebah “berbentuk segi enam yang dapat menyimpan madu dalam jumlah besar” dengan wadah seperti ini supaya dapat menampung berbagai ilmu pengetahuan dan mengambil manfaatnya untuk diamalakan dan diberikan kembali kepada orang lain.

Makna warna pada logo tersebut adalah:
  1. Kuning : Optimis, Ceria, Bersinar
  2. Biru : Ketenangan, Ketulusan dan Sukses.
  3. Hitam : Kekuatan, Elegan, Berkeyakinan dan Teguh
  4. Putih : Ketenangan, Kesucian
Makna Simbol pada Logo:
  1. Monitor : Berwawasan luas
  2. Kabel : Selalu menjaga hubungan/koneksi
  3. Gelombang Elektro : Sharing ilmu pengetahuan kepada sesama
  4. Komputer (Host) : Suatu titik awal dalam menggali semua pengetahuan



Artikel Lain :

  1. Profil TKJ SMK Al-Muawanah
  2. Profil Sekolah


Kamis, 08 Februari 2018

Pengertian Bilangan Biner

Pengertian Bilangan Biner


Gambar Bilangan Biner

Bilangan Biner atau dalam Bahasa Inggris “Binary” adalah sebuah jenis penulisan angka menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner adalah sebuah dasar dari semua bilangan berbasis digital. Dari bilangan biner kita bisa mengkonversi ke bilangan desimal. Sistem bilangan biner bisa juga disebut dengan bit atau Binary digit. Pengelompokan biner dalam istilah komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte. Jangan sampai salah antara byte dan bit itu berbeda, 1 byte sama dengan 8 bit. Sistem coding komputer secara umum menggunakan sistem coding 1 byte. Bilangan biner yang digunakan itu ada 8 digit angka yang hanya berisikan angka 1 dan 0, tidak ada angka yang lain.

Sistem bilangan Biner pertama kali digunakan di awal abad 70-an oleh Thomas Harriot. Dalam bilangan biner sama seperti bilangan lainnya, berlaku juga penambahan biner, pengurangan biner, perkalian biner dan pembagian biner.

Bilangan biner merupakan bagian dari sistem bilangan basis 2, di mana bilangan-bilangan dibentuk hanya dengan menggunakan angka 0 dan 1. Tidak seperti bilangan desimal yang merupakan sistem bilangan berbasis 10, sistem bilangan biner berbasis 2. Sistem bilangan ini dirancang oleh Pingala

Sistem bilangan ini berfungsi sebagai dasar dari teknologi komputer modern. Bilangan biner digunakan untuk informasi biner dan juga satuan ukuran besarnya data. Bilangan biner digunakan sebagai satuan besar data dalam bentuk bit dan byte. 1 digit biner mewakili 1 bit, dan 8 digit biner mewakili 1 byte.

Cara Mengubah Bilangan Desimal ke Biner

Mengubah bilangan desimal ke biner dapat dilakukan dengan terus-menerus membagi bilangan tersebut dengan 2 sampai bilangan tersebut habis (sampai hasil bagi yang didapat adalah 0). Sisa pembagian tiap dilakukannya pembagian diurutkan terbalik dari kanan ke kiri, urutan angka-angka 1 dan 0 tersebut akan membentuk bilangan biner dari bilangan desimal tersebut.

Agar dapat lebih mudah dimengerti, berikut contoh mengubah bilangan desimal 6 menjadi bilangan biner:

Pertama-tama bagi 6 dengan 2, sisa pembagian yang didapat adalah 0, hasil pembagian adalah 3. Pembagian 3 dengan 2 memberikan sisa bagi 1 dan hasil bagi 1. Mulai dari sisa bagi 1 yang terakhir ini, tambahkan sisa bagi sebelumnya secara terurut, sehingga didapat bilangan biner '110'. Bilangan biner '110' merupakan representasi bilangan biner dari bilangan desimal 6.

6 ÷ 2 = 3 (sisa 0) ---> bilangan biner = '0'
3 ÷ 2 = 1 (sisa 1) ---> bilangan biner = '10'
1 ÷ 2 = 0 (sisa 1) ---> bilangan biner = '110' 



Cara Mengubah Bilangan Biner ke Desimal

Mengubah bilangan biner menjadi bilangan desimal dapat dilakukan dengan mengalikan masing-masing digit dengan 2 pangkat bilangan tertentu, bilangan yang menjadi pangkat dari angka 2 tersebut ditentukan sesuai dengan posisi digit tersebut. Digit biner paling kanan dikalikan dengan 20, digit kedua dari kanan dikalikan dengan 21, dan seterusnya. Agar dapat lebih mudah dimengerti, berikut contoh mengubah bilangan biner '101' menjadi bilangan desimal.

Menghitung bilangan desimal dari bilangan biner '101':

  • Digit paling kanan = 1, dikalikan dengan 20
  • Digit kedua dari kanan = 0, dikalikan dengan 21
  • Digit ketiga dari kanan = 1, dikalikan dengan 22

Bilangan desimal dari biner '101':
= (1×22) + (0×21) + (1×20)
= (1×4) + (0×2) + (1×1)
= 4 + 0 + 1
= 5 


Tabel Bilangan Biner


Bilangan DesimalBilangan Biner
000000000
100000001
200000010
300000011
400000100
500000101
600000110
700000111
800001000
900001001
1000001010
1100001011
1200001100
1300001101
1400001110
1500001111
1600010000
1700010001
1800010010
1900010011
2000010100
2100010101
2200010110
2300010111
2400011000
2500011001
2600011010
2700011011
2800011100
2900011101
3000011110
3100011111
3200100000
3300100001
3400100010
3500100011
3600100100
3700100101
3800100110
3900100111
4000101000
4100101001
4200101010
4300101011
4400101100
4500101101
4600101110
4700101111
4800110000
4900110001
5000110010
5100110011
5200110100
5300110101
5400110110
5500110111
5600111000
5700111001
5800111010
5900111011
6000111100
6100111101
6200111110
6300111111
6401000000
6501000001
6601000010
6701000011
6801000100
6901000101
7001000110
7101000111
7201001000
7301001001
7401001010
7501001011
7601001100
7701001101
7801001110
7901001111
8001010000
8101010001
8201010010
8301010011
8401010100
8501010101
8601010110
8701010111
8801011000
8901011001
9001011010
9101011011
9201011100
9301011101
9401011110
9501011111
9601100000
9701100001
9801100010
9901100011
10001100100
10101100101
10201100110
10301100111
10401101000
10501101001
10601101010
10701101011
10801101100
10901101101
11001101110
11101101111
11201110000
11301110001
11401110010
11501110011
11601110100
11701110101
11801110110
11901110111
12001111000
12101111001
12201111010
12301111011
12401111100
12501111101
12601111110
12701111111
12810000000
12910000001
13010000010
13110000011
13210000100
13310000101
13410000110
13510000111
13610001000
13710001001
13810001010
13910001011
14010001100
14110001101
14210001110
14310001111
14410010000
14510010001
14610010010
14710010011
14810010100
14910010101
15010010110
15110010111
15210011000
15310011001
15410011010
15510011011
15610011100
15710011101
15810011110
15910011111
16010100000
16110100001
16210100010
16310100011
16410100100
16510100101
16610100110
16710100111
16810101000
16910101001
17010101010
17110101011
17210101100
17310101101
17410101110
17510101111
17610110000
17710110001
17810110010
17910110011
18010110100
18110110101
18210110110
18310110111
18410111000
18510111001
18610111010
18710111011
18810111100
18910111101
19010111110
19110111111
19211000000
19311000001
19411000010
19511000011
19611000100
19711000101
19811000110
19911000111
20011001000
20111001001
20211001010
20311001011
20411001100
20511001101
20611001110
20711001111
20811010000
20911010001
21011010010
21111010011
21211010100
21311010101
21411010110
21511010111
21611011000
21711011001
21811011010
21911011011
22011011100
22111011101
22211011110
22311011111
22411100000
22511100001
22611100010
22711100011
22811100100
22911100101
23011100110
23111100111
23211101000
23311101001
23411101010
23511101011
23611101100
23711101101
23811101110
23911101111
24011110000
24111110001
24211110010
24311110011
24411110100
24511110101
24611110110
24711110111
24811111000
24911111001
25011111010
25111111011
25211111100
25311111101
25411111110
25511111111

Kelas IP Address

Kelas-Kelas IP Address


Pembagian Kelas - Kelas IP Address Lengkap - TutorialCaraKomputer.com


IP Address dibedakan menjadi lima kelas, dengan tujuan untuk menentukan jumlah komputer yang dapat terhubung dalam sebuah jaringan.


Pembagian Kelas IP Address
Kelas A
Format0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
Bit Pertama0
Panjang Net ID8 bit (1 oktet)
Panjang Host ID24 bit (3 oktet)
Oktet pertama0 - 127
Range IP address1.xxx.xxx.xxx.sampai 126.xxx.xxx.xxx (0 dan 127 dicadangkan)
Jumlah Network126
Jumlah IP Address16.777.214


IP kelas A untuk sedikit jaringan dengan host yang sangat banyak. cara membaca IP address kelas A misalnya 113.46.5.6 ialah Network ID :113, Host ID = 46.5.6 


Kelas B


Format10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
2 bit pertama10
Panjang Net ID16 bit (2 oktet)
Panjang Host ID16 bit (2 oktet)
Oktet pertama128 - 191
Range IP address128.0.0.xxx sampai 191.255.xxx.xxx
Jumlah Network16.384
Jumlah IP address65.534


Biasa digunakan untuk jaringan besar dan sedang. dua bit pertama selalu di set 10. 16 bit selanjutnya, network IP kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. 


Kelas C


Format110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
3 bit pertama110
Panjang Net ID24 bit (3 oktet)
Panjang Host ID8 bit (1 oktet)
Oktet pertama192 - 223
Range IP address192.0.0.xxx sampai 255.255.255.xxx
Jumlah Network2.097.152
Jumlah IP address254


Host ID adalah 8 bit terakhi, dengan IP kelas C, dapat dibentuk sekitar 2 juta network yang masing-masing memiliki 256 IP address Tiga bit pertama IP address kelas C selalu berisi 111 dengan 21 bit berikutnya. Host ID ialah 8 bit terakhir. 


Kelas D


Format1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm
4 Bit pertama1110
Bit multicast28 bit
Byte Inisial224-247
DeskripsiKelas D adalah ruang alamat multicast


Kelas ini digunakan untuk keperluan Multicasting. 4 bit pertama 1110, bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP address ini. Dalam multicasting tidak dikenal network bit dan host bit. 


Kelas E


Format1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr
4 bit pertama1111
Bit cadangan28 bit
Byte inisial248-255
DeskripsiKelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental